PERLENGKAPAN RAFTING INDIVIDU/PRIBADI

Seperti yang sudah di jelaskan pada artikel sebelumnya klik di sini>>, bahwa rafting adalah olahraga air yang menantang dan memicu adrenalin namun juga seru sehingga tidak hanya kondisi tubuh yang perlu diperhatikan, akan tetapi perlengkapan penunjang keselamatan juga harus digaris bawahi. Walaupun kamu bisa berenangpun, resiko keselamatan dalam olahraga arus deras ini sangat tinggi. Oleh karena itu perlengkapan ini menjadi hal utama kedua setelah kondisi kesehatan tubuh.

Mengenai perlengkapan yang harus diperhatikan saat rafting, dibedakan menjadi dua yaitu perlengkapan pribadi/ perorangan dan perlengkapan kelompok/ regu. Bab kali ini akan menjelaskan tentang perlengkapan pribadi baik untuk peserta rafting maupun operator/ guide rafting. Berikut perlengkapan pribadi dalam melakukan kegiatan rafting :

Pelampung

Pelampung/ life jacket merupakan perlengkapan keselamatan penting yang memungkinkan anda tidak tenggelam. Pelampung tidak hanya berfungsi untuk membantu terapung namun juga melindungi tubuh dari benturan (body protector). Pelampung sendiri terdapat berbagai macam seri yang dibedakan dari bahan dan kegunaannya, ada yang terbuat dari balon udara ataupun busa sterofoam.

Nah bagi kamu peserta rafting, sudah sewajarnya mendapatkan service dari pengelola rafting baik itu guider, perlengkapan keselamatan rafting, dan panduan melaksanakan rafting. Namun perlu diperhatikan bagaimana pelampung yang akan kamu pakai. Pertama-tama, sesuaikan berat badan dan tubuh kamu dengan daya apung pelampung dengan menanyakan kepada guider beban maksimal juga ukuran pelampungnya. Jangan memaksakan menggunakan pelampung yang melebihi batas kemampuan apung pelampung karena akan membahayakan keselamatan diri kamu sendiri. Kemudian cek bagaimana kondisi pelampungnya, apakah bucklenya masih berfungsi atau tidak, apakah webbingnya putus atau tidak, dan yang lainnya. Jika terdapat cacat yang beresiko jangan memakainya.

Pelampung yang standar untuk penggunaan rafting terdiri dari headrest (pelindung kepala dan leher agar terhindar dari resiko benturan), webbing (tali penghubung), buckle (pengait pada webbing), dan adjustable (pengencang pada webbing agar pelampung dapat menyesuaikan dengan tubuh pemaikainya). Setelah pelampung di cek dan dirasa aman, kamu bisa langsung memakainya. Cara pemaikaiannya sama halnya dengan memakai rompi, hanya perlu mengencangkan buckle-buckle dan adjustable sesuai dengan tubuh. Usahakan semua buckle terkunci dan kencang, karena jika tidak kencang maka pelampung tidak berfungsi secara maksimal.

Berbeda dengan guide/operator rafting, pelampung yang digunakan lebih simple dan fleksibel. Dengan desain yang memudahkan pergerakan sang operator untuk mendayung dan mengontrol perahu ataupun untuk penyelamatan peserta rafting. Dengan dibekali kantong sebagai tempat emergency/survival kit.

Helm

Untuk melindungi kepala dari berbagai macam benturan, helm sangat dianjurkan untuk dipakai. Sama halnya dengan pelampung, kamu juga harus memperhatikan helm yang akan dipakai saat melakukan rafting. Helm rafting berbeda dengan helm kendaraan, helm ini sangat ringan dan memiliki lubang-lubang besar dibagian depan, tengah, dan belakang, hal ini berguna sebagai sirkulasi udara. Bentukan helm ini kecil dengan bagian belakang lebih panjang dan besar dari bagian depan agar lebih melindungi bagian belakang kepala karena rentan terhadap benturan saat terjatuh. Dalaman helm ini terbuat dari foam yang tebal dan empuk agar memberikan rasa nyaman saat dipakai mengarung.

Saat memilih helm untuk rafting, yang pertama adalah memastikan ukuran helm, pastikan untuk menyesuaikan ukuran kepala dengan helm agar nyaman saat digunakan. Bahan yang digunakan harus tahan dengan benturan benda keras dan tidak ada kerusakan pada helm, seperti helm retak, buckle rusak, webbing putus maupun foam tipis atau tidak ada. Jika kondisi helm aman bisa langsung dipakai, cara memakainya dengan menyesuaikan ukuran kepala, jangan sampai terlalu kencang namun jangan terlalu longgar juga. Terlalu kencang akan membuat kepala menjadi sakit selama pengarungan, akan tetapi terlalu longgar akan mengganggu gerakan dan bisa saja terlepas dari kepala. Jangan lupa kencangkan buckle dibawah dagu agar helm tak akan terlepas.

Dayung

Dalam rafting, dayung yang digunakan adalah dayung single. Dayung ini terdiri dari tiga bagian yaitu pegangan, tangkai, dan blade/ bilah. Dayung ini terbuat dari bahan aluminium dan plastic sehingga ringan dan terapung di air juga kuat.

Saat rafting, dayung mempunyai fungsi sebagai alat kendali perahu, baik itu untuk mengarahkan perahu posisi perahu dan mengatur laju perahu. Namun dayung juga dapat digunakan sebagai alat keselamatan, yaitu untuk menarik peserta rafting yang jatuh dengan posisi jauh dari perahu dan menghalau ranting-ranting yang dapat membahayakan dan melukai tubuh. Jika akan melakukan rafting, pastikan memilih dayung dengan kondisi yang bagus, pegangannya (T-grip) kencang dan blade/ bilah masih terkunci dengan baut agar tidak lepas saat digunakan.

Pakaian

Pakaian baik atasan ataupun bawahan menggunakan bahan yang tidak mudah menyerap air, mudah kering (quickdry), dan nyaman. Kemudian gunakanlah alas kaki untuk melindungi kaki dari benda berbahaya yang dapat melukai kaki saat terjatuh kedalam air dan tidak menyulitkan saat berenang. Sebaiknya menggunakan sepatu yang terbuka atau sepatu sandal, bisa juga sandal  gunung. Fungsi dari pakaian dan alas kaki tersebut yaitu walaupun dalam kondisi berada di air ataupun basah akan tetapi tidak mengganggu kegiatan selama pengarungan.

Survival kit

Survival kit ini dibutuhkan pada saat-saat genting untuk mempertahankan diri di air, biasanya berisi peluit, pisau lipat, korek api, senter, dan lain-lain. Biasanya survival kit dibawa oleh guide atau operator rafting. Namun tidak ada salahnya jika kamu sebagai peserta rafting untuk berjaga-jaga.

Flip line

Flip line terbuat dari webbing yang  disimpul ujungnya kemudian dikaitkan dengan carrabiner delta snap dan dipasang di bagian perut. Flip line ini dapat digunakan untuk membalikkan perahu ke posisi semula jika perahu tersebut flip (terbalik). Para guider rafting akan membawa alat ini untuk membantu membalikkan perahu.

Standar bagi peserta rafting pada tempat-tempat wisata, perlengkapan pribadi yang disediakan hanya pelampung, helm, dan dayung. Nah untuk keseluruhan perlengkapan pribadi yang disebutkan di atas adalah perlengkapan wajib yang menjadi bekal sang operator/guide rafting.

Sudah pada tahu dong, apa aja yang perlu diperhatikan dalam melakukan kegiatan rafting dan peralatannya. Nah yang bingung nyari perlengkapan olahraga air yang disebutkan diatas, bisa cek langsung aja ke toko kami. Bisa digunakan untuk pribadi, guide, wisata, dan penggiat olahraga air lainnya. Dipergunakan untuk belajar renang, rafting dan tubing, kayak, memancing, dan lainnya.

Info Lanjut : 082307755033

kunjungi langsung : klik google map>> Jalan wates km 5, gamping, sleman, yogyakarta

Jika ada pertanyaan atau masukan, silahkan tinggalkan catatan komentar di sini

%d blogger menyukai ini: