Tips Memilih Pelampung ANAK yang aman untuk keselamatan si KECIL

Tips Memilih Pelampung Anak

Anak usia dini menjadi perhatian penting bagi para orang tua. Pada usia tersebut anak mulai mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang cukup pesat oleh karena itu disebut sebagai masa emas (golden age). Para orang tua harus memantau tumbuh kembang si kecil dan selalu memberikan pengetahuan-pengetahuan sekecil apapun.

Pada masa ini perkembangan kemampuan anak dalam berbahasa, kreativitas, kesadaran social, emosional dan intelegensi berjalan sangat cepat dan menjadi landasan perkembangan pada masa yang akan datang. Perkembangan moral dan kepribadian juga dibentuk pada masa ini.

Bahkan banyak penelitian mengatakan bahwa 50% kecerdasan sang anak terbentuk pada usia 0-8 tahun, kemudian mulai berkembang menjadi 80% pada usia 8 tahun ke atas dan mencapai 100% pada usia 18 tahun. Anak usia dini mulai belajar segala hal yang terjadi disekitarnya, baik itu tingkah laku orang-orang disekitar, benda yang dilihat, dan lainnya. Oleh karena itu perkembangan dan pertumbuhan anak usia dini merupakan perkembangan yang bersifat unik dan perlu adanya stimulasi yang tepat agar berkembang secara maksimal.

Dunia anak sendiri adalah dunia bermain, hampir keseluruhan waktunya adalah bermain. Bermain menjadi sebuah kebutuhan sang anak, sehingga orang tua perlu merancang bagaimana kebutuhan sang anak (bermain) dapat terpenuhi namun juga memasukkan sebuah pembelajaran didalamnya. Banyak permainan yang bisa diberikan kepada anak-anak sesuai dengan kebutuhan perkembangan dan usianya.

Melihat anak dapat tumbuh dan berkembang sangat baik merupakan sebuah harapan setiap orang tua, baik itu fisik ataupun psikisnya. Oleh karena itu, sebagian orang tua melakukan berbagai cara agar kebutuhan perkembangan dan pertumbuhan anak terpenuhi mulai dari memberikan asupan nutrisi hingga memberikan kegiatan yang dapat menstimulus pertumbuhan dan perkembangan si buah hati. Salah satu kegiatan penunjang pertumbuhan dan perkembangan anak adalah olahraga.

Bagaimana memadukan kebutuhan anak akan bermain dengan olahraga?

Teruntuk batita dapat dengan metode bermain namun dibekali alat bantu olahraga, sambil mengenalkan berbagai macam olahraga kepada sang anak. Misalnya saja dengan adanya aneka bola, hola hope, frisbee, golf mini, panahan, dan lainnya.

Walaupun sang anak tidak paham betul dengan konsep permainannya, namun dengan bermain tersebut dengan otomatis anak sudah dapat melatih motoriknya. Kemudian memperkenalkan olahraga permainan, mulai dari sepak bola, menari, sepeda, lompat tali, balap karung, lari, dan lain-lain. Orang tua dapat mendampingi dan menemani sang anak sambal memperkenalkan olahraga, membantu melatih motorik anak, dan menghabiskan waktu dengan si kecil.

Nah salah satu olahraga yang bisa diperkenalkan orang tua dari bayi adalah berenang. Bayi yang diperbolehkan belajar berenang adalah bayi yang usianya sudah mencapai 6 bulan. Namun bagi usia bayi ini harus selalu dipegangi oleh orang tua dan jangan menggunakan bantuan pelampung. Mungkin penggunakan pelampung membuat kesan aman bagi bayi namun hal tersebut malah berbahaya. Misalnya pelampung leher akan berdampak pada otot leher sang bayi menjadi tegang dan dapat menyebabkan luka pada leher.

Dianjurkan bagi orang tua yang memperkenalkan olahraga renang pada anak tetap mendampingi sang buah hati hingga usia 2 tahun dengan tetap memegangi dan mengajarkan berenang tanpa pelampung. Jika usia sang anak sudah 3 tahun dan sudah mulai pandai berenang orang tua dapat membekali sang anak dengan pelampung sebagai keselamatan si kecil dengan tetap berada dalam pengawasan orang tua.

Namun orang tua jangan sampai salah pilih pelampung, pelampung yang tadinya diharapkan dapat memberikan keselamatan untuk si kecil saat bermain air tapi malah sebaliknya, berujung membahayakan si buah hati. Oleh karena itu bunda harus tau bagaimana pelampung anak yang baik bagi keselamatan sang buah hati.

Berikut tips memilih pelampung yang baik untuk si kecil kesayangan bunda :

Penggunaan Pelampung

Penggunaan pelampung anak sebaiknya dimulai dari usia 3 tahun ke atas, sebelum usia tersebut membutuhkan pendampingan dari orang tua. Orang tua wajib memegangi anak selama usia 6 bulan sampai 2 tahun saat mengajarkan berenang kepada sang anak. Setelah anak mulai pandai berenang dan mencapai usia 3 tahun, orang tua dapat beralih kepercayaan membekali pelampung untuk menemani sang anak berenang. Namun tetap selalu awasi anak selama berenang walaupun sudah menggunakan pelampung.

Hindari Pelampung Leher

Mengenalkan renang sejak dini memang baik bagi tumbuh kembang anak. Bahkan tak segan-segan orang tua mengajak bayi yang masih kecil untuk diajarkan berenang. Usia bayi yang bisa mulai diperkenalkan berenang adalah usia 6 bulan, dengan kolam khusus yang higenis dan waktu mengajarkan tidak boleh lama karena imun bayi masih rentan. Kemudian bagi orang tua jangan pernah menggunakan pelampung leher bagi bayi, karena hal tersebut berbahaya. Tidak hanya dapat menimbulkan tegangnya otot leher namun juga bisa menyebabkan luka pada leher. Walaupun belum banyak kejadian yang menyatakan alat tersebut merugikan, namun pemakaian pelampung leher tidak ada manfaat dalam penggunaannya.

Pelampung udara bukan pelampung yang tepat

Sebaiknya orang tua harus menghindari penggunaan pelampung yang berisi angin. Pelampung tersebut dapat mengempis dan bocor sehingga tidak membuat anak tetap aman saat berenang. Walaupun produsen pelampung udara sudah menebalkan plastic pembuat pelampung akan tetapi resiko berbahaya dalam penggunaan pelampung ini tetap ada.

Pelampung berbahan kain dan stereofoam/foam

life jacket pelampung kids/ pelampung renang anak-anak

Pelampung yang menjamin keselamatan si kecil adalah pelampung yang berbahan dasar kain dan foam. Dengan material ini, pelampung dipastikan aman dan awet walaupun digunakan dengan jangka waktu lama dan penggunaan berkali-kali. Resiko kebocoran dan mengakibatkan tenggelamnya si kecil pun tak ada. Inilah mengapa pelampung dengan bahan tersebut sangat di rekomendasikan untuk kegiatan air, baik itu anak-anak maupun dewasa. Bunda tak perlu khawatir pada si kecil, apalagi saat bermain di air, baik di kolam renang, danau, maupun laut. Bunda bisa mengawasi dari kejauhan saat si kecil bermain air. Yang terpenting dalam penggunaan pelampung ini adalah pelampung dalam kondisi baik tanpa adanya kerusakan yang membahayakan.

Pelampung ini biasanya dilengkapi dengan webbing, buckle, adjustable, headrest, dan harnest. Webbing merupakan tali yang melilit dan menghubungkan setiap bagian pelampung dan jangan sampai webbing terdapat cacat seperti sobek maupun putus. Hal tersebut bisa membuat pelampung jadi tidak aman. Buckle berfungsi sebagai pengait tali webbing, selama penggunaan pelampung buckle harus selalu dalam keadaan terkunci tandanya saat disatukan akan terdengar bunyi klik agar pelampung terpasang dengan tubuh si kecil. Adustable adalah pengencang setiap tali webbing, yang berguna untuk menyesuaikan pelampung dengan tubuh si kecil agar tak kelonggaran saat dipakai.

Headrest pada pelampung berguna sebagai penopang kepala agar kepala tetap dalam posisi menghadap ke atas sehingga air tak masuk ke telinga serta mulut dan juga melindungi leher maupun kepala dari segala benturan baik tepian kolam, ombak, bebatuan, dll. Kemudian harnest yang terletak pada bawah pelampung, biasanya harnest terpasang pada pelampung untuk umur 3-6 tahun untuk dipakai diselangkangan dan kegunaan dari harnest pelampung ini agar pelampung tak terlepas dari tubuh si kecil.

Sesuaikan pelampung dengan ukuran tubuh dan berat badan anak

Pelampung memiliki ukuran dan daya apung yang berbeda-beda, untuk itu bunda yang ingin memakaikan pelampung pada anak diharapkan menyesuaikan terlebuh dahulu ukuran tubuh si kecil dan berat badannya dengan pelampung yang akan dipakai nantinya. Jangan sampai hal ini malah membahayakan keselamatan si kecil, misalnya saja berat badan si kecil 30kg tetapi bunda memakaikan pelampung dengan daya apung 25kg. Bisa dibayangkan bagaimana yang akan terjadi. Tentunya hal tersebut sangat tidak ingin terjadi pada si buah hati kesayangan bunda. Oleh karena itu, sebaiknya bunda menanyakan terlebih dahulu spesifikasi pelampung tersebut, baik itu ukuran dan daya apungnya.

Itulah beberapa tips memilih pelampung yang baik untuk digunakan si kecil saat bermain air demi keselamatan. Dan tentunya si kecil aman dan senang menikmati bermain air sehingga membuat bunda nyaman serta tenang tanpa khawatir dengan keselamatan si kecil. Bunda dapat mengawasi dan melihat dengan tenang betapa aktifnya dan bahagianya anak menikmati bermain air.

Jika anda membutuhkan pelampung anak, langsung kontak kami di bawah ini

Pemesanan

Kami menerima pemesanan satuan maupun partai sekalipun, kami juga menerima pemesanan custom pelampung dengan penambahan logo instansi, logo pribadi, tulisan nama atau instansi, dan dapat custom warna sesuai keinginan, kami juga menerima penambahan bentuk dan model sesuai kebutuhan pengguna.

Klik  di sini>>Finishing Order untuk melihat contoh bentuk lain atau klik di sini untuk melihat >>Contoh Model Life Jacket lainnya

Langsung Order Via Whatsapp>> 0823-0775-5033

Jika ada pertanyaan atau masukan, silahkan tinggalkan catatan komentar di sini

%d blogger menyukai ini: